Minggu, 06 Juli 2014

Kebijakan Pemerintahan SBY Mengurangi Kemiskinan

Dalam upaya mengurangi angka kemiskinan diindonesia, SBY telah membuat program-program. Contohnya antara lain sbb;

Pertama,
Bantuan langsung tunai pada tahun 2006 dianggarkan sebesar Rp 18,8 triliun untuk 19,1 juta keluarga. Pada tahun 2007 dilakukan Program Bantuan Langsung Tunai Bersyarat untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi bagi 500 ribu rumah tangga miskin di 7 provinsi, 51 kabupaten dan 348 kecamatan. Bantuan ini mencakup bantuan tetap, bantuan pendidikan, bantuan kesehatan, dengan rata-rata bantuan per rumah tangga sebesar Rp 1,390.

Kedua,
 Kita juga melanjutkan program beras untuk rakyat miskin. Perlu saya sampaikan, pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan produksi beras dalam rangka swasembada pangan. Meskipun produksi beras telah meningkat dari 54,1 juta ton, gabah kering giling pada tahun 2004 menjadi 54,7 juta ton pada tahun 2006, namun kita akan terus berupaya untuk menambah produksi sebanyak 2 juta ton dalam rangka pengamanan stok nasional.
Anggaran sektor pertanian meningkat pesat dari Rp 3,6 triliun pada tahun 2004 menjadi Rp 10,1 triliun, sudah termasuk untuk Dana Alokasi Khusus sebesar Rp 1,4 triliun. Impor beras hanya dilakukan untuk memenuhi kecukupan stok beras, baik dalam rangka antisipasi kebutuhan bencana maupun untuk menjaga stabilitas harga beras. Harga beras yang stabil akan melindungi baik petani maupun konsumen beras, terutama kelompok rakyat miskin kita yang masih sangat rawan dan lemah terhadap ulah pedagang spekulan beras.

Ketiga,
bantuan untuk sekolah/pendidikan, termasuk peningkatan kesejahteraan guru dan guru agama dilakukan dengan meningkatkan anggaran pendidikan dari Rp 21,49 triliun pada tahun 2004 menjadi Rp 50 triliun pada tahun 2007.
Program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) meningkat dari Rp 5,13 triliun tahun 2005, menjadi Rp 10,2 triliun pada tahun 2006 dan menjadi Rp 11,6 triliun tahun 2007. Program BOS telah membebaskan 70,3 persen siswa wajib belajar terutama di kawasan pedesaan, dan menurunkan tingkat putus sekolah dari 4,25 persen pada tahun 2005 menjadi hanya 1,5 persen pada tahun 2006.
Pemerintah juga meningkatkan pelayanan Pendidikan Kesetaraan Paket A dan B untuk penduduk tidak bersekolah dan putus sekolah, dari 470 ribu penduduk pada tahun 2004 menjadi 1,1 juta pada tahun 2006, dan 2 juta pada tahun 2007.
Dengan demikian seharusnya tidak ada lagi warga negara Indonesia yang tidak menyelesaikan wajib belajar 9 (sembilan) tahun tingkat SD dan SMP karena alasan kesulitan akses. Untuk meningkatkan kesejahteraan guru, pemerintah meningkatkan tunjangan kesejahteraan dari Rp 100 ribu per guru pada tahun 2004 menjadi Rp 200 ribu per guru pada tahun 2007. Untuk 18 ribu guru di daerah terpencil juga diberikan tunjangan khusus. Pada tahun 2007 lebih dari 170 ribu guru akan diberikan beasiswa untuk peningkatan kualifikasi setara S1/D4.

Keempat,
Bantuan kesehatan gratis untuk berobat di Puskesmas dan rumah sakit dilaksanakan melalui pemberian Asuransi Kesehatan Masyarakat Miskin yang mencakup 51 juta peserta. Sejak tahun 2004 Pemerintah telah meningkatkan anggaran sektor kesehatan sebesar 250 persen, hingga pada tahun 2007 ini mencapai Rp 17,24 triliun ditambah Dana Alokasi Khusus sebesar Rp 3,2 triliun.

Kelima,
Pembangunan perumahan rakyat, atau rumah sederhana meningkat dari 70.957 unit tahun 2004 menjadi 90.144 unit tahun 2006, dengan kenaikan pemberian subsidi pembelian rumah dari minimal Rp 2,4 juta menjadi Rp 5 juta, atau naik lebih dari 100 persen, dan dari maksimal Rp 3,5 juta menjadi maksimal Rp 9 juta atau naik 157 persen. Pembangunan rumah susun sederhana akan semakin ditingkatkan, termasuk dengan pemberian insentif bagi pelaku swasta mulai tahun 2007 terutama di kota besar dengan penduduk lebih dari 1,5 juta jiwa.

Enam,
Kita lanjutkan pemberian kredit mikro, dan dana bergulir untuk koperasi, usaha kecil dan menengah. Pemerintah mengembangkan Program Pembiayaan Produktif Koperasi dan Usaha Mikro yang kita sebut (P3KUM) dan disalurkan melalui lembaga keuangan mikro berkualitas. Sampai tahun 2006, pemerintah telah menyalurkan dana penjaminan sebesar Rp. 345,6 miliar, dengan rasio jaminan terhadap pinjaman 1 berbanding 2,5. Target dana penjaminan pada tahun 2007 ini adalah sebesar Rp. 1 triliun atau meningkat 289 persen, dengan rasio jaminan 1 berbanding 10.

Tujuh,
Mengait bantuan untuk petani dan peningkatan produksi pangan, pemerintah menyediakan pupuk murah kepada petani sebesar Rp 5,8 triliun, yang berarti mengalami peningkatkan 350 persen dibanding tahun 2004, yang baru mencapai angka Rp 1,6 triliun. Begitu pula bantuan benih unggul gratis kepada petani, ditingkatkan sebanyak 1300 persen dibandingkan dengan tahun 2004. Di tahun 2004 itu, bantuan bibit unggul gratis baru dianggarkan sebesar Rp 80,9 miliar.
Tahun ini, angka itu ditingkatkan menjadi Rp 1 triliun. Subsidi bunga petani plasma juga dilakukan untuk revitalisasi perkebunan yang disalurkan melalui perbankan. Anggaran untuk subsidi bunga telah disediakan sebesar Rp 1 triliun, dengan maksimum bunga kredit pinjaman kepada petani sebesar 10 persen.
Delapan,
Berkaitan dengan bantuan untuk nelayan dan program untuk sektor perikanan, pemerintah telah melaksanakan kegiatan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir, dan pemberian dana penguatan modal usaha budidaya. Pada tahun 2004, jumlah dana yang disalurkan adalah Rp. 98 miliar. Pada tahun 2005-2006, dana itu telah ditingkatkan menjadi Rp. 311.8 miliar. Program ini akan terus dilanjutkan di tahun 2007, dengan mencakup daerah yang lebih luas lagi.

Sembilan,
Peningkatan kesejahteraan Pegawai Negeri Sipil, termasuk prajurit TNI dan Polri dilakukan dengan meningkatkan gaji pokok dan tunjangan secara cukup tajam, termasuk untuk lauk pauk TNI dan Polri, serta pemberian gaji ke-13. Total pendapatan Pegawai Negeri Sipil terutama golongan terendah I (a) ditingkatkan secara signifikan dan konsisten selama 2 tahun terakhir, yaitu dari Rp 692.750 per bulan pada tahun 2005, menjadi Rp 1 juta per bulan pada tahun 2006 atau naik 44,5 persen, dan pada tahun 2007 meningkat kembali menjadi Rp 1.285.400 per bulan atau meningkat 28,5 persen.

Sepuluh,
Peningkatan kesejahteraan buruh dilakukan melalui pemberian Jaminan Sosial Pekerja yang meliputi Jaminan hari tua, jaminan pemeliharaan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan PHK dengan sistem Asuransi. Juga dilakukan pembangunan fasilitas perumahan pekerja dengan membangun rumah susun sewa sebanyak 250 unit, pemberian Kredit Pemilikan Rumah bagi pekerja untuk 47.330 unit pada tahun 2006 dan 13 ribu unit pada tahun 2007, dan pemberian subsidi bunga KPR.

Sebelas,
Bantuan untuk para penyandang cacat diberikan dalam bentuk jaminan kesejahteraan sosial sebesar Rp 300.000 per bulan kepada 3.750 penyandang cacat di 5 provinsi. Sementara itu pelayanan yang disalurkan melalui panti dan non panti mencakup 30.960 orang pada tahun 2006, dan 12.635 orang pada tahun 2007.
Dua Belas,
Pelayanan publik yang lebih cepat dan murah untuk rakyat diwujudkan baik dalam pengurusan Kartu Tanda Penduduk, pengurusan SIM, STNK, BPKP, Paspor, hingga pelayanan pembayaran Pajak, Kepabeanan dan Cukai. Perbaikan pelayanan dilakukan baik dengan melakukan penyederhanaan prosedur, kepastian tarif atau harga, serta kecepatan pelayanan dengan melakukan modernisasi dan penerapan sistem teknologi berbasis elektronik.

daftar pustaka: heriwinarto.wordpress.com

Sabtu, 05 Juli 2014

Perekonomian Indonesia

Sistem Perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut. Perbedaan mendasar antara sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana cara sistem itu mengatur faktor produksinya. Dalam beberapa sistem, seorang individu boleh memiliki semua faktor produksi. Sementara dalam sistem lainnya, semua faktor tersebut di pegang olehpemerintah. Kebanyakan sistem ekonomi di dunia berada di antara dua sistem ekstrem tersebut.

Dalam upaya menjaga keseimbangan dan kestabilan Perekonomian Indonesia, Negara Indonesia menggunakan sistem ekonomi campuran. Dimana pemerintah memadukan dua sistem ekonomi sekaligus yaitu sistem ekonomi pasar dan terencana atau terpimpin, namun tidak pernah lepas dari nilai-nilai landasan Negara Republik Indonesia yaitu Pancasila dan UUD 1945.

Masalah-masalah Ekonomi

1. Barang apa yang harus di produksi dan berapa banyak?

2. Bagaimana cara memproduksinya?

3. Untuk siapa barang dan jasa di produksi?

Pelaku Ekonomi

1. Rumah Tangga Konsumsi /RTK

Rumah tangga konsumsi merupakan unit ekonomi yang paling kecil. Rumah tangga konsumsi adalah pemilik atau penyedia jasa dari berbagai faktor produksi. Faktor produksi yang dimiliki oleh rumah tangga akan digunakan oleh perusahaan untuk menghasilkan barang atau jasa. Rumah tangga konsumsi juga akan menggunakan barang dan jasa yang dihasilkan perusahaan untuk memenuhi kebutuhannya.



2. Rumah Tangga Produksi/RTP/Perusahaan

Perusahaan adalah suatu organisasi yang didirikan oleh satu atau beberapa orang yang bertujuan untuk menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat. Perusahaan merupakan tempat berlangsungnya produksi.

Peran Perusahaan sebagai pelaku ekonomi yaitu :



3. Pemerintahan

Pemerintahan mencangkup semua lembaga atau badan pemerintahan yang memiliki wewenang dan tugas mengatur ekonomi. Dan pemerintah terjun langsung dalam kegiatan ekonomi melalui perusahaan negara (BUMN/BUMD).

Peran Pemerintah sebagai pelaku ekonomi yaitu :

1. Pengatur : mengatur perekonomian negara sehingga tercipta stabilitas ekonomi agar tidak merugikan masyarakat

a. pengaturan ekonomi secara langsung

contoh : perizinan, pengendalian lingkungan, pembayaran pajak, peraturan biaya tarif, penghapusan peraturan-peraturan yang dinilai menghambat pertumbuhan ekonomi

b. pengaturan ekonomi secara tidak langsung

contoh : pemberian insentif bagi produsen untuk memproduksi barang tertentu, himbauan pemerintah agar konglomerat menyerahkan 2,5% keuntungannya untuk mengentaskan kemiskinan

2. Konsumen : membutuhkan barang dan jasa dalam menjalankan tugasnya

3. Produsen : menghasilkan barang dan jasa melalui perusahaan milik negara (BUMN dan BUMD)

4. Masyarakat Luar Negeri



Peranan masyarakat luar negeri sebagai pelaku ekonomi adalah :

1) Perdagangan

2) Pertukaran tenaga kerja

3) Penanaman modal

4) Pemberian pinjaman

5) Pemberian bantuan


daftar pustaka: wikipedia.com
                         sistempemerintahan-indonesia.blogspot.com
                        

Minggu, 30 Maret 2014

Sistem Perekonomian



Sistem Perekonomian

            Dalam beberapa sistem, seorang individu boleh memiliki semua faktor produksi. Sementara dalam sistem lainnya, semua faktor tersebut di pegang oleh pemerintah. Kebanyakan sistem ekonomi di dunia berada di antara dua sistem ekstrem tersebut.
            Selain faktor produksi, sistem ekonomi juga dapat dibedakan dari cara sistem tersebut mengatur produksi dan alokasi. Sebuah perekonomian terencana (planned economies) memberikan hak kepada pemerintah untuk mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi hasil produksi. Sementara pada perekonomian pasar (market economic), pasar lah yang mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi barang dan jasa melalui penawaran dan permintaan.
Ekonomi
GDP PPP Per Capita IMF 2008.svg
Kategori umum
Ekonomi mikro · Ekonomi makro
Sejarah pemikiran ekonomi
Metodologi  · Pendekatan heterodoks
Bidang dan subbidang
Behavioral  · Budaya  · Evolusi
Pertumbuhan  · Pengembangan  · Sejarah
Internasional · Sistem ekonomi
Keuangan dan Ekonomi keuangan
Masyarakat dan Ekonomi kesejahteraan
Kesehatan  · Buruh  · Manajerial
Bisnis Informasi  · Informasi · Game theory
Organisasi Industri  · Hukum
Pertanian  · Sumber daya alam
Lingkungan · Ekologis
Kota · Pedesaan  · Kawasan
Peta ekonomi









Perekonomian terencana

Ada dua bentuk utama perekonomian terencana, yaitu komunisme dan sosialisme. Sebagai wujud pemikiran Karl Marx, komunisme adalah sistem yang mengharuskan pemerintah memiliki dan menggunakan seluruh faktor produksi. Namun, lanjutnya, kepemilikan pemerintah atas faktor-faktor produksi tersebut hanyalah sementara; Ketika perekonomian masyarakat dianggap telah matang, pemerintah harus memberikan hak atas faktor-faktor produksi itu kepada para buruh. Uni Soviet dan banyak negara Eropa Timur lainnya menggunakan sistem ekonomi ini hingga akhir abad ke-20. Namun saat ini, hanya Kuba, Korea Utara, Vietnam, dan RRC yang menggunakan sistem ini. Negara-negara itu pun tidak sepenuhnya mengatur faktor produksi. China, misalnya, mulai melonggarkan peraturan dan memperbolehkan perusahaan swasta mengontrol faktor produksinya sendiri.

Sistem ekonomi tradisional

Pada kehidupan masyarakat tradisional berkembang suatu sistem ekonomi tradisional. Dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka dengan bergantung pada sumber daya alam. masyarakat juga memproduksi barang pemenuh kebutuhan yang di produksi hanya untuk kebutuhan tiap-tiap rumah tangga. dengan demikian rumah tangga dapat bertindak sebagai konsumen, produsen, dan keduannya.

Perekonomian pasar

Perekonomian pasar bergantung pada kapitalisme dan liberalisme untuk menciptakan sebuah lingkungan di mana produsen dan konsumen bebas menjual dan membeli barang yang mereka inginkan (dalam batas-batas tertentu). Sebagai akibatnya, barang yang diproduksi dan harga yang berlaku ditentukan oleh mekanisme penawaran-permintaan.

Perekonomian pasar campuran

Perekonomian pasar campuran atau mixed market economies adalah gabungan antara sistem perekonomian pasar dan terencana. Menurut Griffin, tidak ada satu negara pun di dunia ini yang benar-benar melaksanakan perekonomian pasar atau pun terencana, bahkan negara seperti Amerika Serikat. Meskipun dikenal sangat bebas, pemerintah Amerika Serikat tetap mengeluarkan beberapa peraturan yang membatasi kegiatan ekonomi. Misalnya larangan untuk menjual barang-barang tertentu untuk anak di bawah umur, pengontrolan iklan (advertising), dan lain-lain. Begitu pula dengan negara-negara perekonomian terencana. Saat ini, banyak negara-negara Blok Timur yang telah melakukan privatisasi—pengubahan status perusahaaan pemerintah menjadi perusahaan swasta.


Sistem Perekonomian Indonesia
 
Setiap negara menganut sistem ekonomi yang berbeda-beda terutama Indonesia dan Amerika serikat , dua negara ini pun menganut sistem ekonomi yang berbeda. Awalnya Indonesia menganut sistem ekonomi liberal, yang mana seluruh kegiatan ekonomi diserahkan kepada masyarakat. Akan tetapi karena ada pengaruh komunisme yang disebarkan oleh Partai Komunis Indonesia, maka sistem ekonomi di Indonesia berubah dari sistem ekonomi liberal menjadi sistem ekonomi sosialis.
Pada masa Orde Baru, sistem ekonomi yang dianut oleh bangsa Indonesia diubah kembali menjadi sistem demokrasi ekonomi. Namun sistem ekonomi ini hanya bertahan hingga masa Reformasi. Setelah masa Reformasi, pemerintah melaksanakan sistem ekonomi yang berlandaskan ekonomi kerakyatan. Sistem inilah yang masih berlaku di Indonesia. Berikut sistem ekonomi yang dianut oleh Indonesia dari masa Orede Baru hingga sekarang :
Sistem Ekonomi Demokrasi
Sistem ekonomi demokrasi dapat didefinisikan sebagai suatu sistem perekonomian nasional yang merupakan perwujudan dari falsafah Pancasila dan UUD 1945 yang berasaskan kekeluargaan dan kegotongroyongan dari, oleh, dan untuk rakyat di bawah pimpinan dan pengawasan pemerintah. Pada sistem demokrasi ekonomi, pemerintah dan seluruh rakyat baik golongan ekonomi lemah maupun pengusaha aktif dalam usaha mencapai kemakmuran bangsa. Selain itu, negara berperan dalam merencanakan, membimbing, dan mengarahkan kegiatan perekonomian. Dengan demikian terdapat kerja sama dan saling membantu antara pemerintah, swasta, dan masyarakat.
Ciri-ciri positif pada sistem ekonomi demokrasi :
1. Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.
2. Bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat.
3. Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan.
4. Warga negara memiliki kebebasan dalam memilih pekerjaan yang dikehendaki serta mempunyai hak akan pekerjaan dan penghidupan yang layak.
5. Hak milik perorangan diakui dan pemanfaatannya tidak boleh bertentangan dengan kepentingan masyarakat.
6. Potensi, inisiatif, dan daya kreasi setiap warga negara dikembangkan sepenuhnya dalam batas-batas yang tidak merugikan kepentingan umum.
7. Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara.
Ciri-ciri negatif pada sistem ekonomi demokrasi :
1. Sistem free fight liberalism, yaitu sistem persaingan bebas yang saling menghancurkan dan dapat menumbuhkan eksploitasi terhadap manusia dan bangsa lain sehingga dapat menimbulkan kelemahan struktural ekonomi nasional.
2. Sistem etatisme, di mana negara beserta aparatur ekonomi negara bersifat dominan serta mendesak dan mematikan potensi dan daya kreasi unit-unit ekonomi di luar sektor negara.
3. Persaingan tidak sehat dan pemusatan kekuatan ekonomi pada satu kelompok dalam bentuk monopoli yang merugikan masyarakat.
Sistem Ekonomi Kerakyatan
Pemerintah bertekad melaksanakan sistem ekonomi kerakyatan dengan mengeluarkan ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Nomor IV/MPR/1999, tentang Garis-Garis Besar Haluan Negara yang menyatakan bahwa sistem perekonomian Indonesia adalah sistem ekonomi kerakyatan. Sistem ekonomi ini berlaku sejak tahun 1998. Pada sistem ekonomi kerakyatan, masyarakatlah yang memegang aktif dalam kegiatan ekonomi, sedangkan pemerintah yang menciptakan iklim yang bagus bagi pertumbuhan dan perkembangan dunia usaha.
Ciri-ciri sistem ekonomi ini adalah :
1. Bertumpu pada mekanisme pasar yang berkeadilan dengan prinsip persaingan yang sehat.
2. Memerhatikan pertumbuhan ekonomi, nilai keadilan, kepentingan sosial, dan kualitas hidup.
3. Mampu mewujudkan pembangunan berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.
4. Menjamin kesempatan yang sama dalam berusaha dan bekerja.
5. Adanya perlindungan hak-hak konsumen dan perlakuan yang adil bagi seluruh rakyat.
Sistem Ekonomi Indonesia dalam UUD 1945
Berdasarkan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 pasal 33 setelah amandemen
(1) Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan.
(2) Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.
(3) Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.
(4) Perekonomian nasional diselenggarakan berdasar atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan, efisiensi berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian, serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional.****)
(5) Ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan pasal ini diatur dalam undang-undang.****)
 
 
 
sumber :  http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_perekonomian
                http://sistempemerintahan-indonesia.blogspot.com/2014/02/sistem-ekonomi-di-indonesia.html

Jumat, 29 November 2013

TUGAS 7

    Sifat dan Pengaruh Bisnis Internasional dalam Kehidupan Sehari-hari

Bisnis internasional merupakan kegiatan bisnis yang dilakukan antara Negara yang satu dengan Negara yang lain. Kita akan mempelajari tentang apa, bagaimana dan mengapa perlu dilakukan bisnis antar negara itu, serta hal-hal apa yang dapat mendorong dan menghambat berlangsungnya Bisnis Internasional itu.bisnis yang bekerja sama pada negara lain,bisnis yang saling menguntungkan namun dimana ada sisi positif namun ada sisi negatif.
Dalam dunia Bisnis Internasional Terdapat faktor-faktor yang berpengaruh dominan dalam lingkup bisnis internasional ini yaitu perusahaan transnasional. Perkembangan bisnis internasional sendiri dapat dilihat dari fakta bahwa perusahaan-perusahaan transnasional berskala raksasa meningkat jumlahnya secara pesat dari sekitar.
Resiko Dalam Bisnis Internasional

a.    Perbedaan Mata Uang Antarnegara
Pasti setiap mata uang negara berbeda-beda.  Negara yang melakukan kegiatan ekspor, biasanya meminta kepada negara pengimpor untuk membayar dengan menggunakan mata uang negara pengekspor. Pembayarannya tentunya akan berkaitan dengan nilai uang itu sendiri. Padahal nilai uang setiap negara berbeda-beda. Apabila nilai mata uang negara pengekspor lebih tinggi daripada nilai mata uang negara pengimpor, maka dapat menambah pengeluaran bagi negara pengimpor.Alternatif mata uang juga menjadi pertimbangan karena stabilitas ekonomi yan kurang kondusif.

b.     Kualitas Sumber Daya yang Rendah
Rendahnya kualitas tenaga kerja dapat menghambat perdagangan internasional karena jika sumber daya manusianya rendah, maka kualitas dari hasil produksi(produk) akan rendah pula. Suatu negara yang memiliki kualitas produk rendah akan sulit bersaing dengan barang – barang yang dihasilkan oleh negara lain yang kualitasnya lebih baik. Hal ini tentunya menjadi penghambat bagi negara yang bersangkutan untuk melakukan perdagangan internasional.

c.     Pembayaran Antarnegara Sulit dan Risikonya Besar
      Pada saat melakukan kegiatan perdagangan internasional, negara pengimpor akan mengalami kesulitan dalam hal pembayaran. Jika pembayarnya dilakukan secara tunai maka negara pengimpor akan mengalami kesulitan dan resiko yang tinggi dan mengalami kerugian . Oleh karena itu, negara pengekspor tidak mau menerima pembayaran secara tunai tetapi melalui kliring internasional atau telegraphic transfer atau menggunakan L/C.

d.      Adanya Kebijaksanaan Impor dari Suatu Negara
Setiap negara tentunya akan selalu melindungi hasil produksinya sendiri. Mereka tidak ingin hasil produksinya tersaingi oleh hasil peoduksi dari luar negeri. Oleh karena itu, setiap negara akan memberlakukan kebijakan untuk melindungi barang-barang dalam negeri. Salah satunya dengan menetapkan tarif impor
.

e.    Terjadinya Perang
Terjadinya perang dapat menyebabkan hubungan antarnegara terputus. Selain itu, kondisi perekonomian negara yang sedang berperang tersebut juga akan mengalami 

      kelesuan. Hal ini dapat menyebabkan perdagangan antarnegara akan terhambat.

 daftar pustaka : http://www.slideshare.net/septianraha/pengaruh-globalisasi-ekonomi-dan-perdagangan-bebas-27855657

Kamis, 21 November 2013

TUGAS 6

                              TUGAS KELOMPOK(Ayam Goreng Ny Suharti)

Latar belakang
Ayam Goreng Ny. Suharti pertama kali muncul sejak tahun 1962 di Yogyakarta. Rumah makan ayam Ny. Suharti ini dirilis oleh pasangan suami istri, yaitu Sachlan dan Suharti. Pada awalnya Ny. Suharti beserta suami menjual ayam gorengnya berkeliling dari rumah ke rumah di sekitar Yogyakarta. Setelah penjualannya meningkat, muncul keinginan untuk memperbesar usahanya dengan mendirikan rumah makan. Pada tahun 1969 berdirilah Rumah Makan Ayam Goreng Mbok Berek.
Pada awal mula usaha, Ny. Suharti menggunakan nama Mbok Berek sebagai mereknya. Dinamakan Mbok Berek karena Ny. Suharti masih keturunan ketiga Mbok Berek yang juga merupakan pengusaha Ayam Goreng. Namun setelah beberapa tahun kemudian yaitu tahun 1972, Ny. Suharti mengubah nama rumah makannya dengan nama “Rumah Makan Ayam Goreng Ny. Suharti”. Dan setelah tiga belas tahun kemudian, ia berani membuka cabang-cabangnya di berbagai kota. Hingga tahun 1998, sedikitnya ada 14 Rumah Makan Ayam Goreng Ny. Suharti tersebar di Yogyakarta, Bandung, Semarang, Jakarta, Pekanbaru, dan Medan.
Ini merupakan perusahaan perorangan yang dibangun berdasarkan prinsip kekeluargaan. Konsep kekeluargaan diterapkan pada pimpinan dan karyawan.konsep inilah yang menjadi tradisi rumah makan Ayam Goreng Ny.Suharti terlihat lebih unik dan mendapat kesan yang baik dari konsumennya.
Kini Ayam Goreng Nyonya Suharti menjadi salah satu tujuan kuliner wajib di kota yogyakarta. Ayam Goreng Nyonya Suharti telah menjadi ikon di kota yogyakarta. Ketenaran Ayam Goreng Nyonya Suharti tidak hanya berada di kota yogyakarta, tetapi di seluruh Indonesia. Bahkan beberapa turis asing yang datang di kota yogyakarta masih ada yang menyempatkan diri untuk menikmati makanan khas Ayam Goreng Nyonya Suharti yang muaranya juga dari kalasan sleman yogyakarta ini.



Tujuan
Misi Rumah Makan Ny. Suharti.
- Membuat masakan sop ayam kampung menjadi makanan murah, bergizi, berkhasiat bagi kesehatan tubuh dan BEBAS MSG (Monosodium Glutamat) yang banyak menimbulkan beberapa efek samping yang membahayakan kesehatan tubuh.
- Mempopulerkan penggunaan daging ayam kampung untuk sop yang disajikan dengan bumbu berasal dari rempah-rempah berkwalitas tinggi serta pengolahannya secara hygines dan profesional, sehingga menjadi sop yang bergizi, murah dan berkwalitas tinggi untuk memperbaiki kondisi kesehatan tubuh. Dengan demikian usaha ini bisa dikembangkan baik di desa maupun kota metropolitan, selain akan membantu masyarakat luas (terutama di pedesaan) untuk lebih giat mengembangkan peternakan ayam kampung guna menambah penghasilan rumah tangga mereka.
- Menjadikan Usaha Rumah Makan Ny. Suharti menjadi usaha waralaba SOP AYAM KAMPUNG di Indonesia.
Visi Rumah Makan Ny. Suharti
- Menjadikan Rumah Makan Ny. Suharti sebagai jaringan rumah makan sop ayam kampung secara nasional.
- Menjadikan Rumah Makan Ny. Suharti menjadi usaha waralaba yang menguntungkan dengan High Return on Investment serta bersaing di pasaran.
- Menciptakan usaha dan lapangan kerja baru.
Keunggulan Kami.
- Cita rasa yang selalu sama (standarisasi cita rasa masakan)
- Tidak menggunakan Monosodium Glutamat (MSG)
- Bumbu dibuat dari rempah-rempah yang berkwalitas tinggi
- Dikelola oleh team menejemen yang berpengalaman dan profesional.
- Mengutamakan pelayanan kepada para pelanggan
- Tingkat pengembalian investasi cepat atau High Return On Investment.




Kegiatan
Rumah Makan Ayam Goreng Nyonya SuhartiJalan Adisucipto
Lomba Tercepat Makan Ayam Goreng Nyonya Suharti Berdurasi Waktu 5 Menit Berhadiah Uang Tunai Rp 5.000.000,00
Pada hari sabtu tanggal 18 april 09, rumah makan Ayam Goreng Nyonya Suharti akan mengadakan program acara yang diberi tema “Lomba Tercepat Makan Ayam Goreng Nyonya Suharti Berdurasi Waktu 5 Menit Berhadiah Uang Tunai Rp 5.000.000,00”. Maksud dari tujuan acara ini adalah merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh rumah makan Ayam Goreng Nyonya Suharti untuk mempromosikan restorannya agar lebih dikenal oleh seluruh masyarakat, sekaligus untuk menarik perhatian para konsumen dan khalayak luas agar mereka senantiasa meluangkan waktunya untuk selalu menyempatkan diri menikmati sajian ayam goreng yang gurih dan lezat di rumah makan Ayam Goreng Nyonya Suharti.
Strategi dalam meningkatkan penjualan:
v  Menjaga stand di dalam economart
v  Menjajakan minuman dengan berkeliling di sekitar kampus A UNJ
v  Mengundang teman-teman untuk mendatangi stand di economart
v  Melayani konsumen dengan layanan purna jual
v  Menetapkan harga jual yang sesuai dengan pasar
Kegiatan pemasaran merupakan suatu sistem keseluruhan dari kegiatan –kegiatan bisnis yang bertujuan untuk merencanakan,menentukan harga,mempromosikan,mendistribusikan barang dan jasa kepada konsumen .salah satu strategi pemasaran yang berpengaruh sekali dalam pemasaran adalah pemilihan lokasi yang tepat,karena pemilihan lokasi akan berpengaruh pada berhasil tidaknya pemasaran. Pemasaran produk rumah makan Ayam goreng Ny.Suharti,pemilihan lokasi pemasaran harus tepat dan strategis karena akan berpengaruh dan menentukan terhadap pemasaran.



Rumah makan Ayam Goreng Nyonya Suharti sepertinya sudah sangat terkenal di kalangan masyarakat, dan hampir semua orang pernah mendengar, bahkan tau keberadaan lokasi tempatnya. Ayam Goreng Nyonya Suharti sudah ada sejak tahun 1965, dan sebelum dikenal oleh masyarakat bernama Ayam Goreng Nyonya Suharti, rumah makan ini dikelola oleh Retjomulyo, ayah Nyonya Suharti. Sekarang cabang Ayam Goreng Nyonya Suharti telah tersebar di berbagai kota. Ada di Jakarta, Bandung, Semarang, dan Pekanbaru. Rumah makan Ayam Goreng Nyonya Suharti berpusat di kota yogyakarta, namun sepertinya belum begitu banyak yang tahu jika kepemilikan nama restoran ini ada dua orang yaitu Nyonya Suharti dan mantan suaminya. Namun mereka berdua sepertinya tidak terlalu mempermasalahkan penggunaan nama tersebut.
Restoran I (milik Ny. Suharti) berlokasi di JL. Solo dekat jembatan layang janti. Sedangkan Restoran II (milik mantan suaminya) berlokasi di JL. Gedongkuning.
Rumah makan Ayam Goreng Nyonya Suharti adalah rumah makan jawa yang anggun dengan rasa dan suasana istimewa yang dikelola dengan apik oleh tenaga-tenaga yang terampil, ramah-tamah, dan ahli dibidangnya. Pemotongan ayamnya pun terjamin kehalalannya. Ayam Goreng Nyonya Suharti, menyediakan berbagai menu yang sangat lezat serta bergizi tinggi sehingga tidak berlebihan apabila motto kami adalah : Soal Rasa Kamilah Empunya.
Keinginannya memiliki rumah makan sendiri tetap menggebu-gebu. Kemudian dengan bekal tabungan seadanya dan utang kanan-kiri, Suharti memulai kariernya pada tahun 1968, ketika itu ia memperoleh sebidang tanah di kawasan babasari di kota yogyakarta. Dengan modal sebesar Rp 300.000,00 berdirilah rumah makan ayam goreng pertama di atas tanah seluas 1.000 m2. Waktu itu beliau masih menggunakan nama ayam goreng Mbok Berek. Karena hampir semua anak cucu Mbok Berek yang membuka usaha ayam goreng menggunakan nama terkenal itu.
* Pemilik modal sepenuhnya terjamin dan resiko relatif kecil mengingat usaha rumah makan masih menghasilkan tingkat keuntungan yang baik, dan usaha kami berupa usaha nyata/riil, tidak seperti usaha valuta asing ataupun bursa saham.
* Rumah makan dikelola secara profesional, dengan team menejemen yang berpengalaman dibidangnya.
* Pemilik modal diberikan keuntungan 20 % / tahun atau 1.7 %/bulan dari jumlah modal yang disertakan.
*Keuntungan diberikan secara bulanan, setiap akhir bulan.
* Penyertaan modal minimum sebesar Rp. 50.000.000,- (Lima puluh juta rupiah) dan masa penyertaan modal minimal selama 5 (lima) tahun.
* Pembayaran modal seluruhnya akan dilakukan di akhir tahun ke 5 (lima), bilamana untuk menarik diri dari paket penyertaan modal ini.
Mitra Kerja Bagi Hasil
Paket “Mitra Kerja Bagi Hasil” dilaksanakan berdasarkan pola dengan prinsip maju bersama dan berbagi hasil usaha, merupakan solusi alternatif untuk pengembangan usaha dan sumber pendapatan tetap bagi mitra usaha. Dengan penyertaan modal diatas Rp. 100 juta akan mendapatkan bagi hasil seperlima (20%) per tahun atau setara dengan 1.7% per bulan dari keuntungan bersih setelah dipotong pajak. Modal yang dimitrakan akan dipergunakan untuk penambahan network/jaringan rumah makan, promosi serta usaha terkait lainnya. Ketentuan batas jangka waktu penyertaan modal minimal 5 (lima) tahun.
Jadi, Usaha franchise adalah salah satu bentuk bisnis zaman sekarang yang paling diminati di Indonesia.Sudah terbukti dari banyaknya usaha franchise yang bertebaran di seantera Indonesia. Usaha franchise yang dikenal juga sebagai ‘waralaba’ memang franchise bisa mengalami keuntungan ataupun terjadi kerugian .banyak sekali persaingan dalam melakukan waralaba.


Dampak positif/negative dari franchise tersebut bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia

Dampak positif
-Mendapatkan keuntungan dan peluang usaha luas
-Pemasukan keuangan bertambah
-menambah kualitas sumber daya manusia
Dampak Negatif
-Pesaing antar bisnis yang sejenis meningkat
-sebagian para penjual gulung tikar karena tidak mampu bersaing




3.Keuntungan Franchise
Pada umumnya memang mereka yang sudah berani menawarkan usaha franchise adalah perusahaan yang sudah dikenal oleh masyarakat. Walaupun beberapa usaha franchise yang masih kecil pun ikut menawarkan hak franchise. Oleh karena itu, keuntungaan usaha franchise adalah sudah meminimalisasi biaya promosi karena produk atau jasanya sudah dikenal baik oleh masyarakat.Selain itu, hak franchise biasanya diikuti dengan training dan bantuan dalam hal pengembangan bisnis tersebut.

Sumber:
http://elibrary.ub.ac.id
http://agungkurniawan96.wordpress.com

Kelompok:
  • Diah Indriani (22213349)
  • Resinalsal H G (27213427)
  • Samuel Mahesa A (28213217)

Kamis, 14 November 2013

TUGAS 5

                                            PENGERTIAN PRODUKSI SECARA UMUM
Produksi merupakan semua perbuatan atau kegaitan yang tidak hanya mencakup pembuatan barang - barang saja, tetapi dapat juga membuat atau menciptakan jasa pelayanan, seperti acara hiburan, penulisan buku - buku cerita, dan pelayanan jasa keuangan.
                                          PENGERTIAN PRODUKSI SECARA EKONOMI
Produksi mengacu pada kegiatan yang berhubungan dengan usaha penciptaan dan penambahan kegunaan atau utilitas suatu barang dan jasa
Sistem operasi merupakan sistem yang mengacu pada sistem transformasi yang menghasilkan barang dan jasa. Gambaran sisitem ini tidak hanya menjadi pijakan untuk definisi jasa dan manufaktur sebagai sistem transformasi, tetapi juga dasar yang kuat untuk rancangan dan analisis operasi.
Dalam sistem operasi, yang menjadi masukan (input) adalah energi, material, tenaga kerja, modal dan informasi. Sedangkan sistem operasi yang disandarkan pada kendali syarat akan memastikan berjalannya proses transformasi (konveksi) yang amanah, disamping jaminan halal atas segala masukan yang digunakan serta semua pengeluaran yang dihasilkan.
Lingkungan eksternal mempengaruhi ketiga sub sistem manajemen operasi. Sebagai contoh lingkungan eksternal menyediakan tenaga kerja, bahan mentah yang menjadi input.
Perkembangan tekhnologi dapat mempengaruhi proses transformasi. Produk yang dihasilkan oleh organisasi dilempar ke lingkungan eksternal. Tetapi lingkungan eksternal juga mempengaruhi output yang dihasilkan. Sebagai contoh perubahan preferensi konsumen akan merubah yang dihasilkan organisasi menjadi produk yang lebih sesuai dengan preferensi konsumen tersebut. Alat dan metode dapat mempengaruhi dan membantu proses transformasi.
Ruang lingkup manajemen operasi tidak terbatas hanya pada proses mengubah masukan (input) menjadi pengeluaran (output), akan tetapi juga dari mulai penentuan lokasi dimana proses produksi dilakukan hingga sistem produksi yang akan digunakan.
Jika dijelaskan dengan gambar adalah sebagai berikut :

 daftar pustaka : http://agusnuramin.wordpress.com/tag/pengertian-produksi-secara-umum-dan-secara-ekonomi/

Kamis, 07 November 2013

TUGAS 4


PEMASARAN
Pemasaran adalah sebagai proses sosial dan manajerial dimana individu dan kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan melalui penciptaan  dan pertukaran produk serta nilai dengan pihak lain selain itu pemasaran  merupakan kegiatan dalam perekonomian yang membantu dalam menciptakan nilai ekonomi. Nilai ekonomi itu sendiri menentukan harga barang dan jasa. Faktor penting dalam menciptakan nilai tersebut adalah produksi, pemasaran dan konsumsi. Pemasaran menjadi penghubung antara kegiatan produksi dan konsumsi.
MENGAPA PEMASARAN SERING DI SEBUT BERKAITAN DENGAN PERMINTAAN
Permintaan adalah jumlah barang/jasa yang diinginkan dan mampu dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga dengan menganggap factor yang mempengaruhinya konstan/tetap (ceteris paribus).akibat dari permintaan konsumen yang banyak,beragam dan dengan harga yang mampu di jangkau juga oleh konsumen.para produsen menghasilkan produk yang banyak juga dan melakukan pemasaran dengan cara tersendiri untuk menarik konsumen memakai barang produk mereka.
Oleh karena permintaan yang beragam,pasar adalah tempat yang tepat untuk melakukan pemasaran,para konsumen menginkan produk yang berbeda beda .dan produsen juga menjual barang(produk) yang juga beragam dan sangat banyak.dengan adanya pemasaran ini.para konsumen lebih luasa untuk memilih barang yang mereka inginkan. Jadi permintaan sangat mempengaruhi pemasaran begitu juga sebaliknya.

APAKAH PERBEDAAN KEBUTUHAN DAN KEINGINAN BERDASARKAN KONSEP INTI PEMASARAN
Konsep inti pemasaran
  • Kebutuhan
  • Keinginan
  • Permintaan
  • Produk nilai dan kepuasan
  • Pertukaran
  • Transaksi
  • Hubungan
  • pasar
 kebutuhan :
  • Kebutuhan adalah sesuatu yang diperlukan/dibutuhkan untuk mendukung hidup atau aktifitas hidup
  • kebutuhan adalah hal-hal yang menjadi syarat bagi kita untuk melangsungkan hidup
  • Kebutuhan adalah sesuatu yang diperlukan oleh manusia sehingga dapat mencapai kesejahteraan, sehingga bila ada diantara kebutuhan tersebut yang tidak terpenuhi maka manusia akan merasa tidak sejahtera 
  • Kebutuhan” adalah “KEMUTLAKAN” sesuatu yang tak bisa ditawar 
Keinginan :
  • Keinginan adalah sesuatu hal yang bersifat untuk memenuhi tuntutan jiwa, ini bisa sesuatu yang dibutuhkan atau tidak.
  • keinginan adalah sesuatu tambahan atas kebutuhan yang diharapkan dapat dipenuhi sehingga manusia tersebut merasa lebih puas. Namun bila keinginan tidak terpenuhi maka sesungguhnya kesejahteraannya tidak berkurang
  • Keinginan = hal-hal yang digandrungi jiwa walaupun seringnya bukan merupakan kebutuhan, hanya saja sekedar memuaskan keinginan
  • ‘Keinginan” adalah “PILIHAN” 
 daftar pustaka : http://id.wikipedia.org/wiki/Pemasaran